5 Celoteh Anak Mobleg Ketika Game Mobile Legends Dihina Orang

Mobile Legends adalah gim jutaan orang dan salah satu gim paling populer saat ini. Sayangnya, game ini membuat Moonton sering menjadi kontroversi. Dimulai dengan plagiarisme permainan yang diterapkan hingga server terkadang bermasalah. Bahkan game legenda mobil bisa dihilangkan setelah Riot Games dituntut karena masalah hak cipta.

Beberapa masalah yang ditemukan dalam game Mobile Legends sering menghina permainan Moba ini dari rival seperti AOV dan Vainglory. Untungnya, para pemain Mobile Legends di Indonesia cukup militan untuk selalu membela permainan-permainan favorit mereka.

Nah, jika Anda sering menyadarinya, di sini adalah seorang pria mafia ketika game Mobile Legends menghina orang.

1. Kayak bisa membuat Aja bermain Lu, Coeg!

Mungkin ini adalah salah satu slogan atau kalimat wajib yang harus digunakan ketika game Mobile Legends menghina orang. Jika seseorang membahas game mana yang terbaik antara Game A dan Game B, maka jawaban akhir yang bisa menghentikan perdebatan adalah “Bagaimana saya bisa membuat game, coeg”.

Jika doa ini terus digunakan, mungkin jika kita terus makan sawah, masih memprotes, makanan tidak baik, saudara akan marah “Bagaimana aja beras Lu Lu, Coeg?”

2. Mainkan Moba Kok Tap

Putra Mobtery Chatter berikutnya hanya dapat digunakan untuk melawan argumen orang-orang yang ingin bermain Vainglory. Seperti yang kita ketahui, Vainglory adalah permainan Moba yang sedikit berbeda dengan Arena of Valor atau Mobile Legends. Alasannya, bukannya Vainglory, daripada menggunakan metode analog, memilih metode tap tap screen untuk menggerakkan pahlawan.

Tentu saja, pemain Mobile Legends, yang sering dihina seperti “Moba kok analog”, akan enggan menggunakan frase “moba kok tap tap”.

3. Makan terutama Micin Here Boy

Untuk beberapa alasan, Micin selalu menjadi kambing hitam untuk semua masalah di Indonesia. Jika seseorang mengatakan bahwa Mobile Legends adalah buang-buang, plagiat atau permainan dengan grafis game jahat, maka akan ada penggemar Ponsel Legends, yang memiliki “mandraguna” kalimat ajaib, sebagian besar waktu, micin nih anak!

4. Nunjukin jumlah pemain Mobile Legends

Sikap kuat lain yang dilakukan putra Mobleg ketika Mobile Legends dipermalukan adalah jumlah orang yang telah memainkan permainan. Mobile Legends telah diunduh lebih dari 50 juta kali di Playstore itu sendiri. Tidak seperti game kompetitif.

5. Ponsel legenda cinta Indonesia

Nasionalisme bisa menjadi dinding bertahan hidup bagi anak-anak mobleg ketika game Mobile Legends dihina. Alasannya adalah bahwa Mobile Legends memiliki pahlawan Indonesia yang Gatot Kaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *